Di Kota Tasik, Terpapar Covid-19 Jadi 517 Orang, 80 Persen Kluster Perjalanan

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Jumlah yang terpapar Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Rupanya, kini terus mengalami lonjakan yang serius. Pasalnya, saat ini tercatat sudah ada sebanyak 517 orang terpapar virus tersebut. Data tersebut, sesuai dengan dirilis Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, pada pukul 10.00 WIB, Minggu (13/02/2022).

“Kenaikannya itu, sebesar 100-200 persen per harinya. Sehingga, kalau angka seperti itu bisa bertambah lagi. Tapi, sekarang ini, data update sebanyak 517 orang, dengan gejala ringan,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat. Usai menghadiri deklarasi Ligar Mustofa dieks Terminal Cilembang, Minggu (13/02/2022).

Uus menjelaskan, mereka yang terpapar itu ada yang dirawat di RSUD dr Soekarjo 59 orang. Dengan KTP Kota Tasikmalaya 38 orang dan KTP luar Kota Tasikmalaya 21 orang. Lalu, di RS Dewi Sartika 40 orang, dengan KTP Kota Tasikmalaya 38 orang dan KTP luar Kota Tasikmalaya 12 orang. Sedangkan yang lainnya, menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing.

“Mereka terpapar itu faktor mobilisasi, habis dari luar kota yang berisiko tinggi, seperti Bandung, Yogyakarta dan Jakarta. Karena, sebanyak 80 persen, akibat cluster perjalanan,”bebernya.

Adapun, kata Uus mereka yang dikategorikan berat itu, ada yang meninggal dunia dan belum pernah ikut divaksin. Sedangkan yang gejala ringan tersebut, mereka pernah divaksin yang kedua kalinya.

Pihaknya, saat ini tengah melakukan percepatan vaksin, percepatan tracking dan test. Lalu, aktifkan ruang isolasi dirumah sakit, baik itu milik pemerintah maupun swasta. Kemudian, aktifkan kembali ruang sentralistik di Rumah Sakit Dewi Sartika dan Rumah Sakit Purbaratu.

Selanjutnya, penyiapan alat laboratorium dan obat-obatan juga SDM. Guna untuk memperkuat penangulangan Covid-19 ditingkat Puskesmas dan Klinik swasta. Khususnya, bagi diadnosa Puskesmas yang isolasi mandiri.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!