8 Raperda Ditetapkan DPRD, Menjadi Propemperda Pada Tahun 2022

Pangandaran (kilangbara.com)-Sebanyak 8 Raperda telah ditetapkan menjadi Propemperda pada Tahun 2022. Adapun, 4 Raperda tersebut hasil dari inisiatif DPRD Pangandaran dan 4 lagi, dari Pemkab Pangandaran. Penetapan itu dilakukan DPRD, saat rapat paripurna penetapan kesepakatan pembentukan Perda tahun 2022. Digedung paripurna DPRD Pangandaran, Kamis (11/11/2021).

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H MM. Dalam pidatonya saat rapat paripurna di gedung paripurna DPRD Pangandaran mengatakan, 8 Raperda itu terdiri dari perubahan tentang BPD, kemudian tentang pengelolaan dan penyelenggaraan TPI. Lalu, penyelenggaraan sistem drainase, fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren, penyelenggaraan penyediaan penyedot kakus. Kemudian, tanggunjawab sosial dan lingkungan. Selanjutnya, perusahaan, perizinan perusahaan didaerah dan bangunan gedung.

“Jadi ada 8 Raperda yang akan dibahas bersama-sama. Kemudian nantinya, akan menjadi Perda,”janjinya.

Menurutnya, sejak tahun 2019 hingga saat ini, jumlah Perda yang sudah ditetapkan tidak terlalu banyak. Karena pembentukan Perda itu sangat prinsip. Sudah, dilakukan sejak pemekaran Kabupaten Pangandaran. Adapun,
produk hukum saat ini lebih cenderung distributif. Artinya mengikuti regulasi yang ada diatasnya. Jadi jika ada perubahan diatas, maka dilakukanlah penyesuaian.

“Sampai saat ini masih ada Perda yang sudah ditetapkan. Namun belum dibuat peraturan pelaksanaanya. Peraturan pelaksanaanya ya Peraturan Bupati (Perbup),”ucapnya.

Asep menjelaskan, yang membuat draft Perbup ini adalah SKPD terkait yang nantinya berkoordinasi, dengan bagian hukum Setda. Kemudian dikeluarkanlah Perbub, namun kesiapan sumber daya dan anggaranlah yang mempengaruhi lahirnya peraturan pelaksana Perda.(Age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!