Sisa 14 Bulan, Walikota Tasik Akan “Ngabret”, Selesaikan RPJMD

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf menjanjikan dirinya akan “ngabret” (ngebut). Guna untuk menyelesaikan RPJMD yang harus tuntas pada 2022. Walaupun mungkin, ada beberapa target yang dirasakan berat, karena adanya pandemi Covid-19.

“Tapi tetap harus berjalan, saya dengan sejumlah SKPD sudah membuat perjanjian terkait kinerja. Karena, RPJMD tersebut merupakan janji politik dulu, dengan Pak Budi Budiman,”ujarnya. Saat ditemui dikediamannya, Sabtu malam (11/09/2021).

Dalam upaya menuntaskan RPJMD itu,
Yusuf akan melakukan konsolidasi diinternal, Pemkot Tasikmalaya. Guna untuk melihat apakah program disejumlah SKPD itu, baik yang sudah dilaksanakan, maupun yang direncanakan sudah berjalan tidak, sehingga nantinya akan dievaluasi. Sehingga, dirinya akan konsentrasi baik itu, dipemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan lainnya.

Adapun, salah satu target RPJMD tersebut diantaranya, Wirausaha Baru (WUB). Karena, diharapkan target 5 tahun itu bisa mencapai 5 ribu. Padahal, kini punya waktu sekitar 1 tahun lebih. Saat ini, WUB itu baru ada sekitar 2 ribuan. Sehingga, pada tahun ini akan digenjot lagi dengan melibatkan peran serta masyarakat. Guna bisa berdampingan dengan WUB yang telah ditargetkan. Mungkin saja, siapa tahu ada UMKM yang baru lagi, sebab sekarang ini ada dari ARWT sedang melaksanakan WUB, hingga bisa disinergikan untuk mengejar target tersebut.

Dalam RPJMD itu, termasuk penataan, PKL Cihideung dan Hazet juga masuk yang akan direalisasikannya, pada 2022. Lalu, angka kemiskinan akan dikaji hasil dari perhitungan BPS dengan Bappeda. Sekarang, angka kemiskinan sekarang 12,97 persen, targetnya hasil review 13 persen. Sedangkan, Rutilahu sudah mencapai 8 ribuan.

“Jadi selama 14 bulan itu, tentunya saya akan “ngabret” dalam upaya untuk menyelesaikan RPJMD tersebut. Mudah-mudah saja, semuanya bisa terealisasi pada tahun 2022,”harapnya.

Ketika disinggung, kapan bisa melaksanakan rotasi dan mutasi, termasuk open bidding. Mengingat, selama ini banyak jabatan yang kosong disejumlah SKPD. Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya itu, hanya menjawab secara diplomatis, tunggu saja hasil dari Baperjakat.

“Dalam masa pandemi Covid-19 ini, banyak sejumlah ASN, bekerja WFH. Sehingga, saya akan mengecek apakah mereka itu, bekerja dirumah atau tidak?jangan WFH tersebut, malah dianggap libur, nanti akan dikoordinadikan dengan pimpinan SKPD,”janjinya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!