Dinasehati, Belum Ada Uang Untuk Berobat, Pria Ini Nekad Gantung Diri

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Atep Bin Endang, (20) warga Kampung Sambong Dusun Gunungsari, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Ditemukan gantung diri di Blok Tenjo Laut Kampung Cikubang, Desa Tonjong, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (19/01/2021).

“Korban ditemukan dalam
posisi tergantung dipohon jati, setinggi sekitar 9 meter. Dengan posisi tali melilit dilehernya,”terang Iis salah satu saudaranya korban.

Menurut Iis, korban awalnya datang ke rumahnya, sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan motor. Tujuannya, meminta mau berobat ke tempat lain. Lalu, dinasehati untuk sabar, karena belum ada uangnya. Setelah itu, Iis pun pergi ke sawah seperti biasanya. Sedangkan, korban masih tetap berada dirumah tersebut.

“Namun, setelah saya kembali lagi ke rumah, sekira jam 15.30 WIB. Kaget, karena melihat korban tergantung, dipohon jati, setinggi sekitar 9 meter dengan posisi tali melilit dilehernya,”bebernya.

Saat itu, Iis mengaku meminta tolong kepada warga yang tidak jauh dari TKP, selanjutnya memberi tahu orangtuanya dan warga. Serta melaporkan kejadian tersebut ke Babinsa Koramil dan piket Koramil, lalu melaporkan peristiwa itu kepada Danramil.

Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis dari Puskesmas UPT Pancatengah, ditemukan tanda tanda dari mayat diantaranya, kemaluan korban mengeluarkan sperma, lalu dari bagian dubur korban, mengeluarkan kotoran. Setelah dilakukan pemeriksaan mendapat kesimpulan, korban meninggal, akibat bunuh diri dengan cara gantung diri, caranya mengikatkan tali tambang ke pohon jati.

Hasil dari pemeriksan itu, keluarga korban memohon untuk segera dikuburkan mayatnya. Serta menolak untuk dilakukan otopsi, dengan membuat surat pernyataan ditandatangan langsung oleh pihak keluarganya. Sedangkan
barang bukti yang diamankan diantaranya, satu tali tambang dan tidak ditemukan adanya luka, akibat kekerasan.(Iwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!