Diduga Amburadul, GMBI KSM Tanjungjaya Minta APH, Periksa BumDes Cilolohan

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Diduga pengelolaan keuangan amburadul, LSM GMBI KSM Tanjungjaya minta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan langsung memeriksa BumDes yang ada di Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua LSM GMBI KSM Tanjungjaya, Aep Saepudin, menuturkan pihaknya mendengar keterangan dari anggota BPD, hingga saat ini pihak BumDes itu.Tidak pernah memberikan laporan catatan keuangan kepada pemerintah desa ataupun pihak terkait.Bahkan menurut anggota BPD yang sekarang, BumDes tidak pernah memberikan laporan catatan keuangan, baik kepada BPD yang dulu maupun kepada BPD yang sekarang.

Bahkan, Ketua BPD Desa Cilolohan yang dulu,Yayan mengaku merasa tidak di hargai oleh BumDes, pasalnya di kepengurusan tertulis ia sabagai pengawas BumDes.Namun menurut pengakuan tertulis, secara pribadi justru Yayan tidak pernah mengetahui sebagai pengawas di BumDes tersebut.

“Dikepengurusan BumDes itu, mulai sekretaris dan bendaharanya sudah lama mengundurkan diri.Kami juga siap mendorong pemerintahan desa untuk segera bentuk kepengurusan baru,”janjinya, Senin (24/08/2020).

Terpisah, mantan bendahara Bumdes AN, mengaku saat dikonfirmasi via telpon selullar.Dirinya benar pernah menjadi bendahara BumDes pada waktu itu.Namun sudah lama mengundurkan diri sejak 2019 lalu.Karena dinilai segala sesuatunya dari mulai Kartu ATM dan pembelanjaan kebutuhan di BumDes, semuanya ditangan Direktur BumDes, ia hanya sebatas menerima bon saja.

“Saat ditemui Direktur BumDes Desa Cilolohan, Ikbal membenarkan bendahara sudah mengundurkan diri.Dengan alasan menikah dan itupun secara lisan belum secara prosedur.Adapun terkait ATM, Ikbal membenarkan dan pembelanjaannya itu, langsung dipegangnya dan mengaturnya, karena waktu itu bendaharanya masih baru.

Ketika disinggung BumDes belum pernah ada laporan catatan hasil tahunan ke desa, Ikbal pun menyangkalnya.Karena, selaku Direktur selalu memberikan laporan ke desa sesuai prosedur dan bukti.Jadi silahkan tanya kepada BPD dan Kades.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!