28 ODGJ Berat, Dievakuasi ke RSMM Bogor, Bupati : 2021 Majalengka Bebas Pasung

Majalengka (kilangbara.com)-Bupati Majalengka, DR.H.Karna Sobahi, M. MPd menuturkan Dinas Kesehatan (Dinkes). Kini, sudah melakukan kerjasama dengan RS Marzuki Mahdi (RSMM) Bogor. Guna, untuk membina sebanyak 28 Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ) berat, asal Majalengka.

“ODGJ itu harus tetap dibina, sampai Majalengka bebas ODGJ. Bahkan, target pada 2021, Majalengka bebas pasung, bisa terwujud,”harapnya. Saat melepas evakuasi 28 ODGJ Berat ke RS RSMM Bogor, di Puskesmas Cigasong Selasa (25/06/2021).

Kata Bupati, data dari Dinkes yang termasuk ODGJ itu, ada sebanyak 1.718 orang dan telah dirawat sebanyak 1.423 orang. Dirinya, minta kepada Direktur RSMM Bogor, untuk bisa melakukan perawatan dan pembinaan terhadap warganya. Sehingga bisa sembuh dan pulang lagi ke Majalengka.

Kepala Dinkes Kabupaten Majalengka, dr. H Harizal F Harahap mengatakan, pelayanan kesehatan ODGJ berat, salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Adapun, sasaran ODGJ berat di Majalengka adalah 0,14 persen jumlah dari 1,718 orang.

“Hasil capaian standar pelayanan kesehatan ODGJ berat, pada 2020 sebesar 1.442 orang (83,93 persen). Kami, telah melakukan perawatan sebanyak 3 kali untuk 105 orang secara bertahap,”bebernya.

Ditempat sama, Direktur RSMM Bogor, dr Fidiansjah.,Sp.,K.j.,M.Ph menjelaskan bahwa kesehatan fisik, memang sudah tidak asing. Namun ODGJ itu, sangat perlu diperhatikan pula. Pihaknya, berharap jejaring kerjasama tersebut. Dapat terjalin, secara strategis dibidang kesehatan.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!