Di Kota Tasik, Jumlah Sasaran Yang Akan Disuntik Vaksin, Ada 2.010 Orang
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Di Kota Tasikmalaya, jumlah sasaran yang akan disuntik vaksin Covid-19. Pada tahap pertama, termin kedua, rencananya ada sebanyak 2.010 orang. Adapun usia yang akan divaksin itu, berusia 18-59 tahun. Sedangkan untuk waktunya tersebut, tanggal dan harinya belum ada, cuma kalau bulannya itu, dipastikan Februari. Kegiatan vaksinasi itu, bareng dengan 7 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat.
“Jadi, pada tahap pertama, termin kedua yang berjumlah 2.010 orang itu. Khusus bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 2 ribu orang dan 10 orang lagi untuk pejabat publik esensial (Muspida). Nah, bagi masyarakat sendiri dilakukan setelah Nakes dan pejabat, “beber Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra, Kamis (14/01/2020).
Nantinya lanjut Asep, Nakes yang akan divaksin tersebut, akan menerima SMS blast, ada nama id card, terus registrasi ulang, diaplikasi peduli lindungi, isi identitas, termasuk memilih paskesnya dimana dan hasil akhirnya, dapat e-tiket. Lalu, Nakes tersebut kalau divaksin, harus memperlihatkan e-tiket tersebut. Sedangkan bagi para pejabat itu, nanti teknisnya ada diinstitusinya masing-masing.
“Kami sudah siapkan sebanyak 30 paskes. Diantaranya 22 Puskesmas, 3 Klinik milik TNI-Polri, 1 RSUD dr Soekarjo dan 4 Rumah Sakit swasta. Nah, bagi yang punya riwayat penyakit darah tinggi, gula dan suhu diatas 37,5 c
tidak boleh ikut divaksin. Nantinya juga sebelum divaksin, dicek dahulu terkait kesehatannya,”bebernya.
Kata Asep, setelah 14 hari disuntik vaksin tersebut, akan disuntik kembali. Jadi 1 orang itu disuntik 2 kali dan 1 orang dapat 2 dosis. Adapun 1 dosis itu mengandung 0,5 mili meter. Selanjutnya bagi yang sudah disuntik tersebut, akan mendapatkan sertifikat vaksin. Melalui vaksin itu sebagai upaya terakhir, guna untuk pencegahan penularan Covid-19.
“Nah, bagi kalangan masyarakat/umum yang akan ikut divaksin. Rencananya akan dilaksanakan dari Mei ke depan. Namun, saat ini belum ada jumlah sasarannya itu. Karena dilakukan secara bertahap dan saat ini fokus terlebih dahulu, pada tahap pertama, ditermin yang kedua,”pungkasnya.(AR)

