KATAR Kota Tasik Ajak Semua Elemen Sinergi, Atasi LGBT, HIV/AIDS, Sampah dan Narkoba
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Karang Taruna (KATAR) Kota Tasikmalaya secara aktif terus mengajak semua pihak bersinergi. Mulai, dari pemerintah, tokoh agama, generasi muda dan pemerintah bisa berkolaborasi. Dalam, upaya untuk mengatasi persoalan LGBT, HIV/AIDS, sampah dan narkoba.
“Terkait maraknya HIV/AIDS, KATAR Kota Tasikmalaya bermitra dengan Dinkes. Kita, membuat kader disetiap kelurahan terkait penyakit menular menular, khususnya
HIV/AIDS,”ujar Ketua KATAR Kota Tasikmalaya, Heri. Saat, kegiatan BBKT di Sunny Cafe, Minggu (27/9/2026).
Saat ini tutur Heri, HIV/AIDS itu dominan ditularkan dari kaum LGBT. Sehingga, kelompok mereka itu paling banyak di
Kota Tasikmalaya. Sehingga, perlu menanggulangi dan memberikan pencerahan kepada generasi muda. Khususnya, bagaimana menghindari dan mencegahnya HIV/AIDS itu.
Lalu, terkait sampah. Pihaknya, sudah membentuk relawan di 10 kecamatan kader sampah. Ada, sebanyak 80 lebih jumlah relawan tersebut. Pemkot Tasikmalaya, bisa berkolaborasi dalam rangka penanggulangan sampah. Karena, hampir 400 ton yang per hari untuk sampah di Kota Tasimalaya.

Kemudian, terkait dengan geng motor yang akhir-akhir ini sangat meresahkan warga. Pihaknya, punya program untuk membentuk unit kerja disetiap RW dan Karang Taruna. Karena, disitu ada ruang edukasi dan upaya preventif terhadap penanggulangan geng motor.
“Kita sudah usulkan ke Polres Tasikmalaya Kota. Bentuk, Karang Taruna RW dan sampaikan data tiap RW yang gunakan knalpot bronk. Nanti, ditandaklanjuti oleh Polres dan TNI yang ada dikelurahan. Guna, membina orang tua dan anaknya diberi penyuluhan,”pintanya.
Selanjutnya tutur Heri adalah narkoba. Selama ini, narkoba cukup luar biasa peredarannya. Karena, punya sejarah dengan pabrik narkoba terbesar di Kota Tasikmalaya. Pihaknya, lebih banyak edukasi terkait dengan narkoba. Bahkan hari ini menanggulangi 3 orang pecandu narkoba. Meski, jenisnya obat-obatan tramadol dan lain sebagainya.
‘Alhamdulilah, satu sudah sembuh 3-4 bulan dan hari ini sudah produktif. Serta, sudah bekerja sebagaimana mestinya. Tapi, dua lagi masih dalam tahap proses dalam pengobatan dengan bekerjasama dengan BNN,”ungkapnya.(AR)

