Bandara Wiriadinata Bukan Hanya Untuk Tasik Saja, Namun Juga Wilayah Priangan Timur
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara kini angkat bicara. Terkait, dengan rencana Pemkot Tasikmalaya akan mengoperasionalkan kembali Bandara Wiriadinata Tasikmalaya. Nanti, hadirnya bandara itu tidak usah kuatir dengan transportasi lain terganggu.
“Alhamdulilah, Bandara Wiriadinata Tasikmalaya mau dioperasikannya kembali. Tentunya, harus juga disertai dengan banyak hal,”ujarnya. Usai, Musrenbang di Perawaskim, Kamis (26/02/2026).
Salah satunya itu, tutur Diky adalah komunikasi goverment to goverment dengan beberapa daerah di Priangan Timur. Karena, keberadaan Bandara Wiriadinata itu bukan hanya bagi Kota Tasikmalaya saja. Namun juga bagi wilayah Priangan Timur.

Salah satunya itu manfaatnya, bisa buat untuk mess ataupun pariwisata. Artinya, kalau punya armada darat dibandara itu enak. Karena, bisa ada yang wisata ke Priangan Timur lewat Kota Tasikmalaya. Apalagi, Kota Tasikmalaya itu sebagai kota kunjungan.
Hadirnya, bandara tersebut banyak manfaatnya dan mudah-mudahan saja bisa menjadi terminal agro. Pasalnya, wilayah Priangan Timur punya potensi pertanian yang sangat besar, masa harus terus ke Bandung.
“Nanti, kalau Bandara Wiriadinata Tasikmalaya itu sudah dioperasikan. Jangan, mengandalkan penumpangnya itu dari kalangan ASN terus. Tapi, masyarakat yang memang sangat membutuhkan transportasi udara,”sarannya.
Sebelumnya, Pemkot Tasikmalaya melakukan audiensi dengan manajemen maskapai Citilink Rabu, 25 Februari 2026. Di Citilink Management Building, kawasan Soekarno-Hatta International Airport, Tangerang, Banten.
Audiensi itu, bertujuan untuk membahas peluang kerja sama dan dukungan operasional. Guna, untuk meningkatkan konektivitas penerbangan dari dan menuju Tasikmalaya.
Selain itu, Kamis 26 Februari 2026 rombongan Pemkot Tasikmalaya juga dijadwalkan. Bakal, melakukan konsultasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
Konsultasi tersebut, difokuskan pada aspek regulasi dan dukungan pembiayaan daerah yang memungkinkan pemerintah daerah. Bisa, berperan aktif dalam mendukung keberlanjutan layanan transportasi udara.(AR)

