Perbaikan Jalur Rel Ciamis-Manonjaya Masih Berlangsung, KAI Daop 2 Siapkan Skenario Berikut
Bandung (kilangbara.com)-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Terus, melakukan upaya perbaikan jalur rel yang terdampak dilintas Ciamis – Manonjaya. Dengan cara, mengerahkan seluruh tim dari jajaran Daop 2 Bandung. Proses normalisasi jalur saat ini, masih berlangsung guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di jalur tersebut.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi. Dengan, berbagai pihak untuk mempercepat proses perbaikan jalur. KAI Daop 2 mengerahkan puluhan petugas KAI untuk terjun langsung melakukan perbaikan di jalur tersebut. Selain itu, KAI Daop 2 juga bersinergi dengan jajaran kewilayahan setempat termasuk TNI dan POLRI yang memberikan bantuan dalam penanganan ini.
Sebagai langkah antisipasi dan pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 2 telah menyiapkan beberapa skenario operasi perjalanan KA. Skenario yang disiapkan adalah dengan melakukan perpindahan penumpang KA Pangandaran di Stasiun Manonjaya, Stasiun Ciamis, dan Stasiun Banjar dan KA Serayu di Stasiun Tasikmalaya dan Stasiun Ciamis dengan moda transportasi bus. Skenario, selanjutnya adalah dengan melakukan pola operasi memutar untuk KA Turangga relasi Bandung – Surabaya Gubeng dan KA Malabar relasi Bandung – Malang yang melewati lintas Bandung – Cikampek – Cirebon.
Pelanggan Bisa Lakukan Pembatalan Tiket
Bagi para pelanggan yang tidak berkenan berangkat. Dapat, melakukan pembatalan tiket hingga H+7 dan kembali 100 persen sesuai dengan harga tiket yang tertera. Penumpang yang ingin melakukan pembatalan tiket dapat melakukannya melalui loket stasiun terdekat atau aplikasi Access by KAI. Informasi lebih lanjut, dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121, situs resmi KAI, serta akun media sosial resmi KAI.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan ini. KAI berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik agar perjalanan tetap dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,”pintanya.(***)

