KAI Daop 2 Perketat Keamanan, Dicky : Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta Akan Diblackist
Bandung (kilangbara.com)-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, terus menunjukkan komitmennya. Dalam, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan. Melalui Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual, KAI Daop 2 Bandung secara aktif melakukan upaya. Guna, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang. Baik itu di stasiun maupun didalam perjalanan kereta api.
Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung Dicky Eka Priandana menyatakan. Bahwa, tindakan pelecehan seksual merupakan pelanggaran serius yang akan dikenai sanksi hukum pidana. Sesuai, dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami ingin memastikan seluruh pelanggan merasa aman. Saat, menggunakan layanan kereta api. Jangan ragu untuk melapor, jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual. Seluruh petugas kami, selalu siaga untuk menerima laporan dan mengambil tindakan tegas sesuai prosedur,”pintanya.
Kata Dicky sebagai langkah tegas, KAI juga menetapkan sanksi blacklist tidak diperkenankan, bagi pelaku mengunakan kereta api. Sanksi itu, berlaku untuk semua moda layanan yang dikelola oleh KAI. Tindakan itu, bertujuan memberikan efek jera bagi pelaku serta menjaga rasa aman bagi seluruh penumpang.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, KAI Daop 2 juga melakukan berbagai langkah yakni :
– Memperkuat sistem pengawasan dengan meningkatkan jumlah personel keamanan di stasiun dan di dalam kereta.
– Memasang kamera pengawas (CCTV) di berbagai area strategis selama 24 jam baik di dalam kereta maupun di stasiun.
– Menyediakan petugas yang telah dilatih secara khusus dan bersiaga 24 jam untuk menangani kasus pelecehan seksual dengan profesional dan empati
– Menyediakan berbagai kanal pelaporan, mulai dari pencantuman nomor petugas di dinding kereta, layanan pelanggan di stasiun, hingga call center resmi KAI 121.
KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh penumpang. Guna untuk berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual. Identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya untuk memberikan rasa aman bagi korban maupun saksi yang melapor.
KAI juga mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama. Guna menciptakan suasana perjalanan yang nyaman dengan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Serta, segera melaporkan tindakan yang mencurigakan atau tidak pantas.
“Dengan komitmen terhadap keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan yang baik, KAI Daop 2 terus memberikan layanan transportasi yang aman dan terpercaya bagi masyarakat,” pungkasnya.(***)

