Kereta Lokal Priangan Timur Kini Mulai Ada Titik Terang, Dorong Harapan Warga Transportasi Murah
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Rencana pengoperasian kereta lokal di Priangan Timur. Kini, sudah ada secercah titik terang bagi harapan warga, bisa hadirnya transportasi murah. Setelah, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi berkirim surat terkait usulan kereta lokal itu. Terhadap, Kemhub melalui Dirjen Kereta Api dan Gubernur Jabar, KDM.
Sehingga, usulan tersebut telah dibahas sebanyak dua kali, pertama waktu ada kegiatan Rakordis di Pangandaran. Serta, kedua gongnya itu ketika pertemuan di Kantor Dishub Provinsi Jabar. Dalam, pembahasan evaluasi rencana induk kereta api di Wilayah Jabar.
Tentunya, wacana kereta lokal Priangan Timur itu diterima dan dimasukan ke rencana induk. Sehingga, mudah-mudahan saja bisa segera diwujudkan pada tahun 2027 nanti. Cuma, disclaimernya Dishub Jabar minta kepada Dishub Kota Tasik yang menyusun feasibility study atau studi kelayakannya.
“Tapi kami menolaknya, karena studi kelayakannya itu bukan hanya Kota Tasik. Namun itu menyangkut dengan sejumlah daerah di Priangan Timur,”ujar Plt Sekdis Dishub Kota Tasikmalaya, Gumilar. Saat ditemui diruangannya, Senin (2/11/2026).

Makanya tutur Gumilar, pihaknya menyerahkan untuk studi kelayakan itu kepada Dishub Provinsi Jabar. Mengingat, kereta lokal itu nantinya bukan cuma di Kota Tasikmalaya saja. Tapi juga melintasi Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar dan Pangandaran.
“Sehingga, kini tinggal tunggu good will dari Kemhub melalui Dirjen Kereta Api. Dengan cara, membuat rekomendasi langsung ke PT KAI untuk mengandeng Pemprov Jabar untuk bisa membuat studi kelayakannya, pasca itu bisa dilakukan ujicoba,”pintanya.
Gumilar berharap, nantinya bila terwujud kereta lokal Priangan Timur tersebut. Bisa, berhenti disejumlah stasiun kecil terpilih yang bisa mendorong ekonomi masyarakat sekitar. Apalagi, kalau tarif kereta itu bisa sangat terjangkau oleh masyarakat.
“Kalau opsi selama ini rutenya tersebut Kiaracondong-Banjar. Nanti, perjalanan kereta lokal itu bisa berhenti disetiap stasiun kecil. Selama ini, stasiun itu jarang menjadi pemberhentian untuk naik turun penumpang,”bebernya.
Perlu diketahui, sebelumnya sebagai langkah awal dan inisiatornya. Dishub Kota Tasikmalaya, telah mengumpulkan seluruh Kadis Dishub se-Priangan Timur, minus Sumedang. Diaula, Kantor Dishub Kota Tasikmalaya dengan membahas usulan kereta lokal itu. Hasilnya, semua telah sepakat mendorong supaya rencana itu bisa segera terwujud.(AR)

