Diky Candra Akumulasi Kecewa?Klimaks di Shelter Penataan Dadaha Tak Dilibatkan?Ini Kata Walkot

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sikap ledakan amarah dari Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Di Kawasan Shelter Dadaha Kota Tasikmalaya, Rabu (7/10/2026). Kini, telah menjadi perhatian sejumlah masyarakat. Mungkinkah amarahnya itu, sebagai bentuk akumulasi dari kekesalannya selama ini hingga klimaks dishelter?karena jarang dilibatkan setiap kebijakan Walikota Tasikmalaya?memang Walikota dan Wakil itu ada aturan tugasnya masing-masingnya. Tapi, minimal ada komunikasi?sulitkah?

Sehingga tak ayal muncul bom waktu, karena kesannya peran Wakil Walikota itu hanya dijadikan pajangan saja?salah satunya yang menarik itu, ketika Diky Candra mengaku tidak tahu menahu dengan penataan PKL di Dadaha selama ini. Karena, sejak dari awal tidak pernah dilibatkan sehingga tidak tahu regulasi dan lainnya. Sebab itu, adalah ranah kebijakan dengan melibatkan OPD teknis.

Namun, ketika dirinya ada undangan peresmian dari Shelter PKL Dadaha. Serta, tidak bisa datang pasalnya ada agenda ke Pemprov DKI dan DPD. Kemudian, mencoba mendisposisikan ke salah satu OPD teknis untuk hadir. Ternyata, pejabat itu terang-terangan tidak mau datang ke shelter. Serta, ironisnya malah menyuruhnya jangan datang ke shelter tersebut.

Apakah memang selama ini Diky Candra itu tidak dilibatkan dalam penataan PKL di Dadaha?Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan angkat bicara dengan memberikan tanggapannya. Menurut Walikota, penataan dadaha tersebut tentu melibatkan OPD teknis dengan membentuk tim penataan.

“Itukan berproses ya, sesuai siteplan/masterplan dengan tim penataan. Jadi, dilibatlan tidak dilibatkan itu sebetulnya bersama-sama. Karena, tim penataan ada tembusan dan nota dinas juga laporan ke Pak Wakil,”ungkapnya. Usai, menghadiri kegiatan di Sekolah Rakyat, Kamis (8/10/2026).(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!