Candra Permana, Advokat dan Pendamping Diky Candra Terus Berkarya di Musik, Sudah Ada 20 Lagu

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Meskipun sibuk sebagai advokat juga mendampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra selama ini. Ternyata, tidak membuat Candra Permana SH begitu saja langsung melupakan dunia musik. Justru, tetap konsisten berkarya dalam bidang musik hingga sekarang.

Pria yang kerap dipanggil Acep itu, rupanya selama ini telah menyelesaikan lebih dari 20 lagu. Dengan, beragam genre dan tema, mulai dari percintaan, patah hati hingga religi dan lainnya. Dunia, musik tidak begitu saja dilupakan. Tapi, justru telah melekat dalam dirinya selama ini.

Dunia entertainment yang dulu pernah digeluti beberapa tahun lalu, rupanya tak benar-benar ditinggalkan. Jiwa seninya, terus memanggil untuk berkarya. Bahkan, ditengah kesibukannya sebagai advokat dan aktivitas politik. Alumni SMAN 2 Tasikmalaya itu tetap produktif.

“Alhamdulillah, sampai saat ini sudah 20 lagu yang saya ciptakan. Diantaranya, Cintai Aku Apa Adanya, Sakit Hati, Bersyukur Memilikimu, Awali Bismillah, Jadian, Kau Telah Berubah, dan lainnya,” ujarnya, Minggu (05/10/2026).

Adik ipar Diky Candra itu menuturkan, bahwa yang lebih menariknya. Sejumlah karyanya, bukan sekadar disimpan sendiri. Tapi beberapa lagu ciptaannya, terutama yang bergenre dangdut. Pernah, dibawakan dan dinyanyikan oleh artis-artis papan atas tanah air.

“Sehingga, lagu ciptaan saya itu bisa membuktikan denganbkualitas lagunya. Serta, mampu bersaing diindustri musik nasional. Bahkan, lagunya itu sudah bisa diterima oleh masyarakat luas,”ungkap adik kandung Rani Permatasari itu.

Kecintaannya pada musik tutur Candra. Memang, sudah ada sejak lama. Ketika, masih aktif didunia hiburan beberapa tahun silam. Dulu, sudah akrab dengan panggung dan dunia seni. Kini, menyalurkan bakatnya bukan hanya sebagai penyanyi. Tapi, lebih kepada proses kreatif dibalik layar sebagai pencipta lagu.

Karena, musik itu sudah menjadi bagian hidupnya. Dulu dientertainment, sekarang pun masih terus berkarya. Bedanya, sekarang lebih banyak dibelakang layar menciptakan lagu. Disela, waktu sebagai pengacara dan mendampingi Wakil Wali Kota. Dengan, manfaatkan untuk menulis lirik dan nada.

Memenciptakan lagu, adalah caranya untuk mengekspresikan perasaan dan merekam perjalanan hidup. Lagu-lagu seperti “Bersyukur Memilikimu” dan “Awali Bismillah” disebutnya lahir dari pengalaman spiritual dan rasa syukur dalam hidup.

“Sementara itu, lagu-lagu seperti “Sakit Hati” dan “Kau Telah Berubah” terinspirasi dari kisah-kisah percintaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Serta, lagu-lagunya lainnya pun sarat dengan potret realita yang ada,”terangnya.

Candra berharap ke depan karya-karyanya itu, bisa lebih dikenal luas dan memberikan warna baru di blantika musik Indonesia, khususnya dangdut dan pop religi. Bahkan juga tidak menutup kemungkinan, akan merilis album kompilasi dari lagu-lagu ciptaannya tersebut.

Tentu, kembalinya ke dunia musik itu pun mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekannya dipemerintahan. Sosoknya yang multitalenta, dari pengacara, pendamping pejabat, hingga musisi, menjadi inspirasi. Bahwa, kesibukan bukanlah halangan untuk terus berkarya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!