15 Lagu Tercipta Ditonton Ribuan Netizen, Spirit Jurnalis Tasik Berkarya, Terbaru “Kongkow ke Hazet”
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Industri musik diera digital sekarang ini. Rupanya, memiliki peluang pasar sangat besar dan menjanjikan. Sehingga, siapa pun bisa menjadi musisi asalkan punya lagu karya sendiri. Termasuk, jurnalis yang tadinya cuma hobi bernyanyi. Kini, mendadak bisa menjadi musisi.
Salah satunya itu, dialami oleh Kang Juenk seorang jurnalis dari media online kilangbara.com. Meskipun, cuma terlahir dari rahim jurnalis. Namun, bukan berarti tidak punya nyali berkiprah didunia musik. Buktinya, berani berkarya sudah menciptakan sebanyak 15 lagu. Semua lagu itu, sudah direcording di Atap Digital Recording Tasikmalaya.
Meski, kemampuan vokalnya itu hanya biasa-biasa saja. Tapi setidaknya, sudah bisa menunjukan wartawan juga bukan cuma bisa nulis berita saja. Namun, berani menulis lirik lagu dan menyanyikannya sendiri. Semua lagunya itu, sudah wara-wari di Youtube, Spotify, Apple, Instagram, TikTok, Facebook, WhatsApp dan lainnya.
Lagunya tersebut, “Tasik Ngangenin”, Teruntuk Anaking”, Hayu Urang Ka Tasik”, Bersandarlah di Bahuku”, Bila Kau Pahami”, “Tasikmalaya Selalu Ada Cinta”, “Sori Yee Emang Gue Pikirin”, “Semesta Pun Memberi Restu”, Hidup Hanya Sekali Dibawa Happy”, “Biarkan Senja Pergi”, “Tasik Mah Gaya, “Aku Teduhkan Hatimu”, “Hanya Bikin Boring”, “Mengalir Setiap Waktu, “Tasik Istimewa” dan “Kongkow ke Hazet”.

Semua lagu tersebut, sudah didaftarkan ke salah satu publisher musik. Supaya, punya hak cipta dan hak ekonomi. Agar karya itu tidak diklaim orang lain dan dapat menghasilkan cuan. Dalam era serba digital sekarang ini, dituntut setiap orang bisa berkreativitas. Dengan, cara memanfaatkan platform digital untuk menampilkan hasil karyanya.
Selama ini, lagu-lagunya tersebut sudah ditonton ribuan netizen, khususnya di Youtube. Bagi yang merasa kepo akunnya di Youtube. Tinggal, cari saja
akun lakirabi dan ketik saja judul lagunya tersebut. Selain itu, di TikTok juga sudah banyak yang menyanyikannya secara masif karaoke. Mulai, dari Sabang sampai ke Merauke.
Khusus di Youtube saja, saat ini sudah ada sebanyak 4.476 subrek, 669.4 ribu penayangan, 7,1 ribu suka, 907 komentar, 2,8 ribu berbagi. Sehingga, kini hanya tinggal menunggu monet saja dari Youtube. Hadirnya, sejumlah karyanya itu bisa meramaikan indistri musik digital tanpa dengan lagu AI.
Selain itu, dapat juga menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Termasuk juga dapat menunjukan kepada dunia. Bukan, musisi pun rupanya punya nyali untuk bisa berkarya. Btw bro, lagu terbaru yang siap akan dirilis adalah, “Kongkow ke Hazet” bergenre SKA.
***Sepenggal tulisan seorang jurnalis dan penikmat musik di kota tasikmalaya.(Kang Juenk)

