Persoalan Klasik Aset Kabupaten di Kota Tasik, Diky Candra Bertemu Dengan Wakil Bupati

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Persoalan klasik aset Kabupaten yang ada di Kota Tasikmalaya. Kini, ada upaya agar bisa dimanfaatkan oleh kedua daerah tersebut. Dengan cara kerjasama, ketimbang selama ini malah terbengkalai. Namun, hal itu bukan saja hanya wacana belaka. Perlu, action dari Pemkab Tasik dengan didorong Pemkot Tasikmalaya.

“Saya, sudah bertemu dengan Pak Asop (Asep Sopari) Waki Bupati Tasikmalaya. Beliau datang ke kantor saya, salah satunya itu ngobrol pemanfaatan aset Kabupaten yang ada di Kota Tasik,”ujar Plh Walikota Tasikmalaya, Diky Candra, Sabtu (9/5/2026).

Dalam pertemuan itu tutur Diky. Pihaknya, menanyakan terkait tindaklanjut rencana pemanfaatan 3 aset milik Kabupaten Tasikmalaya di Kota Tasikmalaya. Yakni, eks Terminal Cilembang, eks Setda Lama dan Pendopo Lama. Supaya, bisa dimanfaatkan dengan mengandeng pihak ketiga. Karena, nanti bisa menjadi aset produktif dan mendongkrak PAD bagi Pemkab Tasikmalaya.

“Misalnya, dieks Terminal Cilembang bisa jadi venue konser musik dan pameran dan event lainnya. Eks Setda Lama, dapat menjadi lahan parkir dan perdagangan. Sedangkan, Pendopo lama bisa menjadi Museum Sukapura,”terangnya.

Kata Diky, dalam kesempatan itu Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari menyampaikan. Bahwa, saat ini pihaknya sedang membahas rencana tersebut. Bahkan, Pemkab Tasikmalaya terus berkomunikasi dengan badan usaha swasta. Agar, aset yang tidak produktif dapat menjadi aset yang produktif dan bisa berkontribusi terhadap PAD.

“Kalau di 3 lokasi itu terealisasi, ada multiplier effect bagi Kota Tasikmalaya. Salah satunya, bisa menyerap tenaga kerja, solusi parkir, PKL, venue baru dan lainnya. Kami hanya menunggu saja, Karena kewenangannya itu Pemkab Tasikmalaya,”bebernya.

Diky pun berharap, agar Pemkab Tasikmalaya bisa segera merespon dan merealisasikannya. Karena, disayangkan jika di 3 aset tersebut tidak dapat dimanfaatkan. Sehingga, tidak ada meributkan persoalan aset milik kabupaten yang ada dikota. Namun, bagaimana dapat dimanfaatkan supaya bisa memberikan dampak positif.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!