Ngarsopuro Solo Edisi Libur Lebaran Jadi Wisata Belanja Wisatawan, di Kota Tasik Bisa Gak?
Solo (kilangbara.com)-Suasana libur Idul Fitri di Kota Solo atau Surakarta tahun 2026 ini. Ternyata, terasa semakin seru dengan hadirnya rangkaian acara. Bertadjuk “Edisi Lebaran Night Market Ngarsopuro”. Dengan, digelar di Jalan Diponegoro dan areal Pura Mangkunegara, 19–24 Maret 2026.
Perhelatan itu, telah menjadi salah satu destinasi favorit warga. Termasuk, pemudik dan wisatawan yang ingin menikmati hiburan Lebaran. Karena, wisatawan juga tidak melulu ke lokasi wisata alam. Mereka, mencari juga yang bukanya itu sore hingga malam hari. Tentu, tempat seperti pameran bisa menjadi buruannya.
Sehingga, tak heran Edisi Lebaran Night Market Ngarsopuro” tersebut adalah tempatnya jadi wisata belanja. Apalagi, bisa menghadirkan beragam kegiatan produk kreatif yang memadukan seni, musik, dan kuliner dalam satu kawasan.
Para, pengunjung dapat menjelajahi Solo Art Market. Dengan, menampilkan berbagai produk kreatif, mulai dari kerajinan tangan, kaos hingga karya seni lokal. Selain itu, diramaikan juga dengan aneka jajanan kuliner khas dan juga yang lainnya. Tak hanya itu, berbagai pertunjukan musik pun ikut meramaikan acara tersebut.

Pantauan kilangbara.com, panitia menempatkan pelaku UMKM didua lokasi. Pertama, disepanjang Jalan Diponegoro berjejer rapih oleh tenda seragam putih. Dengan logo Pemkot Surakarta dan salah satu bank. Dengan, diisi oleh sejumlah pelaku UMKM mulai dari fashion, asesoris dan lainnya.
Sedangkan, kedua diareal Pura Mangkunegara dengan tenda putih diisi oleh sejumlah pelaku kuliner. Kehadiran mereka, tentu menjadi daya tarik bagi para pemudik ataupun juga wisatawan yang datang ke Solo. Ribuan, pengunjung sejak sore sudah memadati dikawasan tersebut.
Bambang salah satu pengunjung dari Kertosuro mengaku datang ke lokasi itu. Bareng, dengan keluarga untuk belanja dan kulineran. Mumpung, momentnya tersebut dalam edisi liburan lebaran. Karena, biasanya itu di Ngarsopuro digelar pada setiap weekend.
“Dulu kegiatan ini digagas langsung oleh Pak Jokowi, waktu beliau itu menjadi Walikota Solo. Hingga, bisa berlangsung sampai sekarang ini. Hadirnya, kegiatan tersebut menjadi wisata belanja dan otomatis bisa membantu para pelaku UMKM,”terangnya.
Sementara itu, hadirnya kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah setempat. Tentu, bisa menjadikan sebuah destinasi wisata belanja yang seru. Dampaknya, bisa mendongkrak ekonomi masyarakat. Apakah kegiatan itu, bisa juga diterapkan di Kota Tasikmalaya digelar ketika edisi libur lebaran?dengan melibatkan Pemkot Tasikmalaya dan stakeholder lainnya?.(AR)

