Ikhtiar Diky Candra ke Dinsos Provinsi Jabar, Kampung Sosial Bisa di Kota Tasikmalaya
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Rupanya ikhtiar Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candranegara. Berkunjung, ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat beberapa hari lalu. Ternyata tidak sia-sia, pasalnya buah kunjunganya itu bisa memberikan manfaat bagi Kota Tasikmalaya.
Salah satunya itu, kini Kampung Sosial dari program Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Bisa, dilaksanakan di Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Program, non ABPD itu sangat diapresiasi oleh sejumlah masyarakat. Apalagi, program
Kampung Sosial 2026 diadakan pertama kalinya di Kota Tasikmalaya.
“Alhamdulillah, ikhtiar saya ke Dinsos Provinsi Jabar. Telah, memastikan program non APBD Kampung Sosial dan program lainnya bisa dilaksanakan di Kota Tasik,”ujarnya. Disela-sela, program Kampung Sosial di Kelurahan Tuguraja, Selasa (10/02/2026).
Diky menuturkan, dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung pejabat dari Provinsi Jawa Barat. Diantaranya, Asda 1 Provinsi Jabar Asep Sukmana yang dulu pernah jadi Pj Walikota Tasikmalaya, Kadinsos Jabar, Noneng dan yang lainnya.

Sebelumnya diakui Diky, sudah menemui Asep untuk meminta sinergitas Provinsi Jabar dan Kota Tasikmalaya, agar bisa ditingkatkan. Hal yang menariknya, disaat Provinsi Jabar membantu masyarakat non APBD. Ternyata, ada hamba Allah di Kota Tasik juga menyumbang kang sule alias kangkung dan subsidi lele dan lainnya.
Bahkan, BJB juga memberi sumbangan Paras Lur (Pembiakan Ayam Ras Petelur). Tentu, harapan Asep, Dinsos Provinsi dan dirinya hampir sama. Yakni, para agnia lain bergerak peduli. Dalam, upaya untuk pengentasan kemiskinan, perlindungan alam dan hal lainnya. Dengan kata lain, ‘Mari Berbagi Sebelum Kita Mati,”.
“Harapan dan target saya, selain didaerah semoga saja para agnia melakukan hal yang sama. Saya, siap diajak Dinas Sosial Provinsi Jabar untuk menjembatani, para agnia regional di Kota Tasik,”ungkapnya.
Sementara itu, sejak kedatangan Diky Candra ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Ternyata, kini dampaknya banyak sejumlah kepala daerah yang berdatangan ke kantor tersebut.(AR)

