ARWT Akan Dapat Dana Hibah Rp 100 Juta, Odang Minta Tambahan ke Walikota Bagi RW Istimewa

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ketua ARWT (Asosiasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga), Odang Saepudin SE. Minta, tambahan anggaran langsung kepada Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Anggaran tambahan itu, bakal digunakan untuk kegiatan RW Istimewa di Kota Tasikmalaya.

“Kegiatan RW Istimewa itu, kemarin sudah berjalan tanpa anggaran. Sehingga tidak ada hadiahnya, makanya nanti untuk tahun 2026. Kami, minta tambahan kepada Pak Walikota,”pintanya. Saat, acara refreksi ARWT 2025 di Jalan Benda, Rabu (17/12/2025).

Mantan Camat Purbaratu itu, mengaku ARWT pada tahun 2026 akan mendapatkan dana hibah sebesar Rp 100 juta. Dana itu, bakal digunakan untuk berbagai kegiatan RT RW ke depannya. Sehingga, kalau ngambil untuk dana RW istimewa dari hibah itu. Tentunya tidak mungkin, karena dana hibah digunakan kegiatan rutinasnya.

Kegiatan RW Istimewa itu, salah satu upaya untuk mengali potensi kearifan lokal setiap RW dilombakan. Dengan, melibatkan kader Pos Yandu, PKK, KWT, Katar dan lainnya. Setiap, Kecamatan diwakili 1 RW dan kemarin baru 7 Kecamatan. Juri yang menilainya itu ARWT, namun tidak ada hadiahnya.

“Jadi, kami minta tambahan anggaran itu untuk pure kegiatan RW Istimewa. Meski kemarin tidak ada hadiahnya, tapi animo pesertanya sangat antusias. Kemarin baru 7 Kecamatan, nanti pada tahun 2026 bisa 10 Kecamatan,”bebernya.

Odang juga menyinggung terkait dengan BPJS dan dana insentif bagi RT RW selama ini. Pihaknya, berharap supaya kedua hal tersebut bisa diperhatikan oleh Walikota Tasikmalaya. Terutama, dengan dana insentif yang belum ada kenaikan selama ini.

Sementara itu, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengapresiasi dengan adanya kegiatan RW Istimewa itu. Tentunya, RT RW adalah garda terdepan sebagai ujung tombak dimasyarakat. Sehingga, kehadiran ARWT tersebut harus selalu ada dimasyarakat.

Terkait, dengan permintaan anggaran untuk kegiatan RW Istimewa. Viman hanya menjawab singkat, nanti akan dilihat dulu anggarannya. Termasuk dana insentif, sedangkan untuk BPJS bisa dikolaborasikan langsung.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!