Masa Tenang Dihebohkan Postingan Digrup WA, Panwascam Mangkubumi : Itu Hoaks Bikin Gaduh
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Publik dihebohkan ditengah masa tenang kampanye dan jelang pencoblosan, Rabu 27 November 2024. Pasalnya tiba-tiba saja, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya postingan disejumlah group WhatsApp. Berupa, poto beberapa orang yang sedang berada di Kantor Panwascam Mangkubumi, Senin malam (25/11/2024).
Apalagi, dalam poto itu dibumbui sebuah narasi yang dinilai provokatif, “Alhamdulillah BAWASLU Mangkubumi tos berhasil menangkap pengedar serangan fajar”. Sehingga, tak ayal dalam waktu sekejap saja. Sontak, banyak menuai komentar dari sejumlah anggota digroup WA tersebut.
Ketua Panwascam Mangkubumi, Jajang Sundulani SH membantah. Dengan, beredarnya postingan yang bernarasi tendensius, disejumlah digroup WA tersebut. Karena, tidak ada pelaku money politik dibawa ke Kantor Panwascam Mangkubumi. Namun yang benar itu, pihaknya kedatangan tamu dari Ketua Indo Boxing, H Rana dan Karang Taruna. Kedatanganya itu, hanya sekedar berdiskusi prihal money politik.

“Waktu Pak Rana datang, saya lagi tidak enak badan sedang dirumah. Tiba-tiba, ada anggota menelpon supaya ke kantor sekarang. Dikira, ada warga yang melaporkan money politik. Sehingga, saya pun merasa jagjag dan datang ke kantor,”ujarnya. Saat ditemui dikantornya, Selasa (26/11/2024).
Ketika sudah dikantor, terang Jajang. Ternyata, sudah banyak orang lagi berkumpul. Namun saat itu, Rana sudah pulang hanya ada rekan yang lainnya, ketika ditanya ada apa?mereka menjawab ingin ikut berpartisipasi dalam pengamanan terkait money politik. Dirinya, apresiasi adanya partisipasi masyarakat itu. Namun, selama ini Panwascam Mangkubumi. Sudah, melakukan sosialisasi dan bagi-bagi brosur kepada ke warga.

Hingga, akhirnya diskusi itupun bubar sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya, disaat masih ada Rana dikantor itu, ada yang memoto. Kemudian, poto itu langsung diposting ke salah satu group WA. Dengan, poto yang sangat kontras dengan subtansi dan narasinya. Hingga akhirnya menimbulkan kegaduhan publik, karena seolah-olah Panwascam Mangkubumi itu sudah menangkap pelaku money politik.
“Postingan di WA itu bikin heboh, saya tegaskan untuk meluruskan yang sudah berkembang dipublik. Bahwa postingan itu adalah hoaks, apalagi Panwascam itu tidak punya kewenangan melakukan penangkapan. Pasca postingan itu, saya banyak menerima telepon dan WA,”pungkasnya.(AR)

