Buntut Janda Diduga Lahirkan Bayi Hingga Meninggal, Bidan RN Bantah Tudingan Dukun Beranak
Kab.Tasik (kilangbara.com)-Gong ekses pemberitaan janda diduga melahirkan bayi, tanpa ayahnya. Hingga, akhirnya bayi tersebut meninggal dunia. Ternyata, laksana sebuah serial Drama Korea (Drakor) di TV saja. Terbaru, buntut dari kejadian yang menghebohkan itu. Kini, bidan RN yang notabene tahu persis dari awal peristiwa tersebut. Mulai, angkat bicara ke publik guna untuk klarifikasi dan membantah semua tudingan dukun beranak, NF.
“Saya membantah statement NF sebelumnya yang dimuat di kilangbara.com. Tentunya, semua itu, tidak benar sehingga perlu untuk diluruskan. Agar, tidak terjadi salah persepsi dimata publik,”bebernya, Kamis (09/11/2023).
Statement NF itu, terang RN. Telah menuding, bahwa dirinya yang menyuruh NF. Supaya, membantu persalinan seorang pasien warga Kecamatan Taraju yang ingin melahirkan dirumahnya. Padahal, sebenarnya fakta yang terjadi itu, sama sekali tidak pernah merasa menyuruh NF. Guna, untuk membantu pasien yang ingin melahirkan bayi tersebut.
Sehingga, apa yang dikatakan oleh NF semuanya itu bohong. Karena, tidak ada pasien ibu hamil yang datang ke rumahnya. Justru, bayi tersebut milik salah satu temannya dan RN hanya menyuruh NF untuk menemani ibunya merawat bayi dirumahnya. Sebab, pada saat itu RN ada tugas piket malam di PKM Bojonggambir.
Ketika disingung, apakah benarkah dirinya mengadopsi bayi tersebut?RN pun langsung menjelaskan, bahwa dirinya mengadopsi bayi itu. Karena, ada salah satu temannya untuk merawat bayi itu, tapi untuk sementara waktu. Pasalnya, ibu bayi tersebut masih ada kerjaan.
Terkait, kenapa mau merawat bayi itu?tentunya sebagai salah satu kemanusiaan. Apalagi yang menyuruh untuk merawat bayi itu, adalah teman sekolahnya waktu di SMA dulu. Sehingga, hal tersebut yang menjadi dorongan sebagai salah satu petimbangannya.
“Saya berbicara itu sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Sehingga, melalui klarifikasi di kilangbara.com ini. Diharapkan, bisa meluruskan semua opini yang berkembang dimasyarakat,”pintanya.
Sebelumnya, diduga oknum janda staf Desa Singasari, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, DN. Disinyalir, telah melahirkan seorang bayi tanpa suami. Kejadian itu, ramai karena telah menyeret nama bidan RN dan dukun beranak NF. Setelah bayi itu lahir dan menginjak 3 hari, bayi itu meninggal dunia. Jenazahnya, dimakamkan di Desa Kertanegla, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya.(DN)

