Publikasi Kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Tahun 2023
Kab.Bogor (kilangara.com)-Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memiliki tugas pokok membantu Bupati. Dalam, melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan tugas pembantuan. Hal itu, tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 129 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 90 Tahun 2020 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Dinas Pendidikan.
Program Tuntas Rehabilitasi Ruang Kelas SD dan SMP. Sebagai, mendukung pencapaian Pancakarsa Bogor Cerdas. Serta, menunjang kualitas pembelajaran peserta didik dalam menempuh pelayanan kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan serangkaian pengembangan rehabilitasi sarana fisik bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai berikut :
JENJANG SATUAN TARGET REALIASI CAPAIAN PERENCANAAN 2023
Tahun 2019, 2020, 2021 dan 2022
SD ruang kelas sebanyak 1.663 919 772 669 154 2514 230 dan SMP sebanyak 249 65 36 209 53 363 47. Guna untuk meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) daerah. Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menyelenggarakan program kejar paket atau pendidikan kesetaraan paket A, B dan C pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan itu bekerjasama dengan pondok pesantren. Pelaksanaan pada tahun 2021, terdapat 45 PKBM yang bekerja sama dengan 128 pondok pesantren salafiyah.

Dengan, total peserta didik Paket A sebanyak 329 santri, Paket B sebanyak 2918 santri dan Paket C sebanyak 3075 santri. Pelakasanaan kegiatan di tahun 2022 terdapat 58 PKBM yang bekerja sama. Dengan, sebanyak 171 pondok pesantren salafiyah dengan total peserta didik Paket A sebanyak 298 santri, Paket B sebanyak 3077 santri dan Paket C sebanyak 3617 santri.
Pada tahun ajaran 2021-2022 terdapat lulusan santri yang mendapatkan ijazah kesetaraan di 121 ponpes. Dengan, rekapitulasi di Paket A sebanyak 329 santri, Paket B sebanyak 819 santri dan Paket C sebanyak 894 santri. Pada pelaksanaan di tahun ajaran 2023 terdapat 38 PKBM yang bekerja sama dengan 134 pondok pesantren salafiyah. Dengan, total peserta didik Paket A sebanyak 363 santri, Paket B sebanyak 3317 santri dan Paket C sebanyak 4687 santri. Pada tahun ajaran 2022-2023 terdapat lulusan santri yang mendapatkan ijazah kesetaraan di 171 ponpes. Dengan, rekapitulasi di Paket A sebanyak 298 santri, Paket B sebanyak 765 santri dan Paket C sebanyak 964 santri.

Program layanan pendidikan inklusif dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, untuk memberikan pemerataan dan kesamarataan layanan pendidikan. Baik itu formal ataupun non formal bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dalam, mengenyam jenjang pendidikan yang berkualitas. Program itu, diterapkan disemua jejang pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD, SMP dan hingga Pendidikan Non Formal (PNF) di Kabupaten Bogor. Tindak lanjut pelaksanaan pengembangan sekolah inklusif itu. Dengan, mengadakan workshop Pendidikan Inklusif untuk tenaga pendidik yang satuan pendidikannya ditetapkan sebagai sekolah inklusif.
Kegiatan Workshop Pendidikan Inklusif dilaksanakan tiap tahun anggaran 2019-2023. Dengan, total tenaga pendidik yang mengikuti workshop sebanyak 711 tenaga pendidik SD dan 593 tenaga pendidik SMP. Sedangkan, untuk satuan Pendidikan yang sudah di SK kan melalui SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada tahun 2022, sebagai Sekolah Inklusif sebanyak 238 satuan pendidikan di 40 Kecamatan, di jenjang SMP ditetapkan 65 sekolah.

Dalam rangka mengapresiasi bentuk partisipasi masyarakat. Dalam pendidikan madrasah di Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai wujud penghargaan terhadap bhakti para guru yang telah memberikan dedikasi, kepada peserta didik di daerah, juga diberikan bantuan berupa insentif bagi guru-guru madrasah untuk meningkatkan kualitas dan motivasi dalam mengajar.
JENJANG JUMLAH PENERIMA INSENTIF GURU MADRASAH PERTAHUN PERENCANAAN tahun 2023, 2019, 2020, 2021 dan 2022
Madrasah Ibtidaiyah itu sebanyak 1443, 2810,1931, 1801 dan 1783. Adapun, Madrasah Tsanawiyah sebanyak 834, 1553, 946, 998 dan 842.
Program sekolah dan guru penggerak
Program sekolah penggerak adalah katalis, guna untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia. Dengan, program yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistic. hal ini dilaksanakan, melalui program intrakurikuler, projek penguatan pelajar pancasila, dan ekstrakurikuler. Tentunya, diharapkan adanya peningkatan dua sampai tiga kali lipat loncatan kemajuan hasil belajar dalam literasi, numerasi, dan karakter. Serta mewujudkan profil pelajar pancasila, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berkebhinekaan global, bergotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri.

GURU PENGGERAK KAB.BOGOR TK SD SMP TOTAL JUMLAHNYA SEBANYAK 8 435 161 604. Lalu, SEKOLAH PENGGERAK KAB.BOGOR TK SD SMP TOTAL JUMLAHNYA SEBANYAK 15 38 60 113. IMPELENTASI KURIKULUM MERDEKA TK/PAUD,SD dan SMP MANDIRI BELAJAR SEBANYAK 14 225 41, MANDIRI BERBAGI SEBANYAK 7 33 15 dan
MANDIRI BERUBAH SEBANYAK 25 1223 486
Adapun, sebanyak 6 SMP Negeri Kabupaten Bogor, diganjar penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2023 yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Kemudian, berlaga di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) jenjang SMP tingkat Provinsi Jawa Barat, kontingen Kabupaten Bogor berhasil meraih juara umum ke dua tahun 2023.
Sedangkan, sebanyak 6 sekolah jenjang SMP, diganjar penghargaan pengelolaan perpustakaan terbaik, dalam acara Arsipelago tahun 2023 yang dilaksanakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor.(Daus)

