Konsumen Keluhkan Tersendat Distribusi Air, PDAM Majalengka Kirim 4 Tangki
Majalengka (kilangbara.com)-Sejumlah konsumen yang berada diwilayah utara Kabupaten Majalengka (Kertajati, Jatitujuh dan Ligung). Mengeluh, dengan tersendatnya distribusi air bersih dari PDAM selama ini. Pasalnya, selain adanya kemarau juga akibat adanya pengeringan Sungai Cijago yang sedang diperbaiki, hingga berpengaruh terhadap, Instalasi Pengolahan Air (IPA). Lokasinya, tepat berada didekat Bendungan Rentang Jatitujuh.
Direktur Utama PDAM Kabupaten, Hj. Elina Lukitasari SE mengakui kurangnya pasokan air PAM ke masyarakat di wilayah utara itu. Karena saat ini, ada pengeringan saluran di Sungai Cijago oleh BBWS. Guna untuk kegiatan proyek normalisasi sungai. Sementara, reservoar ada disana, serta mengambil air dari situ.
Pihaknya, akan terus melakukan peningkatan pelayanan. Meski ditengah kekurangan debit air. Dengan berupaya dengan berbagai cara, agar bisa mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya itu dengan berkirim surat ke pihak BBWS. Guna, meminta pengaturan jadwal pengeringan. Namun, sayangnya sampai saat ini, belum membuahkan hasil.
Saat ini debit air yang ada di IPA Rentang Jatitujuh hanya berkisar 20 sampai 30 liter per detik. Bahkan itu juga, hanya cukup untuk empat hari. Sehingga, konsumen harus bergiliran untuk mendapatkan air. Adapun, untuk memenuhi kebutuhan, pihaknya pasok air dengan menggunakan mobil tangki.
“Tapi itupun tetap harus bergiliran, karena armada kami hanya ada 4 kendaraan,”jelasnya, Kamis (28/10/2021).
Ditengah keterbatasan yang dihadapi, Elina mengakui pihaknya terus melakukan pengontrolan secara berkala. Dalam memastikan ketersediaan airĀ untuk pelanggan tercukupi. Bahkan, dirinya berjanji siap mengeluarkan biaya, diluar anggaran yang telah ditetapkan, asal konsumen bisa terlayani.(Sam)

