Pembangunan di Desa Parakanmanggu, Utamakan Kepentingan Masyarakat

Pangandaran (kilangbara.com)-Dalam upaya untuk meningkatkan perekonomian warganya. Kini, di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Dibangun jembatan di Dusun Cimanggu dengan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021.

Sekretaris Desa Parakanmanggu, Ano menuturkan awalnya Pemerintah Desa Parakanmanggu, berniat membangun dua jembatan, yakni jembatan yang berlokasi di Dusun Dukuh Dua dan di Dusun Cimanggu.

“Anggaran DD di Desa Parakanmanggu selalu diterapkan, dengan skala prioritas, seperti pembangunan jembatan yang ada di Dusun Cimanggu, paparnya, Senin (27/07/2021).

Ano menjelaskan kenapa jembatan Dusun Cimanggu, menjadi skala prioritas?pasalnya, kalau jembatan yang berada di Dusun Cimanggu itu, tidak segera dibangun. Kemungkinan akan menjadi tersendat perekonomian di Desa Parakanmanggu, karena melihat kondisi jembatan tersebut sudah sangat mengkuatirkan.

“Apalagi jalan yang melintas jembatan Cimanggu itu, merupakan jalan utama. Sebab, kendaraan yang melewatinya pun kendaraan berat. Sementara kalau jembatan yang ada di Dusun Dukuh Dua itu, hanya dilintasi oleh beberapa orang saja,”bebernya.

Ano menjelaskan sebelum jembatan Dukuh Dua yang dianggarkan, sebetulnya jembatan Cimanggu dulu yang dianggarkan. Sebab, sudah terlihat kondisinya yang dapat membahayakan pengguna jalan. Karena itu merupakan jembatan yang paling utama di Desa Parakanmanggu, dan itu merupakan lintasan kendaraan berat. Sebetulnya jembatan Dukuh Dua pun sudah di anggarkan di anggaran tahun 2021 akan di bangun, dengan anggaran kurang lebih 150 juta.

Berhubung Pemerintah Desa harus menganggarkan PPKM mikro sebesar 8 persen dari jumlah pagu anggaran Dana Desa. Sehingga dari salah satu kegiatan harus ada yang di cancel, dan itu akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya.

“Perlu kita semua ketahui bahwa semua kegiatan yang sekarang berjalan itu. Hasil kesepakatan bersama, termasuk dengan para BPD, jadi tidak ada istilah tebang pilih, karena semua pembangunan di Desa Parakanmanggu harus dapat dirasakan oleh masyarakatnya,”imbuhnya.

Adapun, lanjut Ano hasil musyawarah bersama, berdasarkan pertimbangan BPD, terutama yang ada di dua dusun maka jembatan Cimanggu lah yang dibangun lebih awal. Jadi, tidak sekonyong konyong membangun, itu semua hasil musyawarah mufakat bersama, selebihnya soal tekhnik di lapangan itu ada Tim Pelaksanaan Kerja (TPK).(Age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!