Asyik, Jelang Lebaran, Sejumlah PNS di Majalengka Akan Dapat THR

Majalengka (kilangbara.com)-Kabar gembira bagi sejumlah PNS ditengah Pandemi Covid-19.Pasalnya jelang lebaran tahun ini, gaji ke-14 atau THR yang akan segera direalisasikan.Meskipun
untuk gaji ke-14 terpaksa harus ditangguhkan.

“Kalau sudah pasti itu, gaji ke-14 atau THR yang akan segera direalisasikan sembari menanti juklak dan juknisnya dari pemerintah pusat.Termasuk nominal angka yang akan digelontorkan,”beber Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majalengka, H Lalan Soeherlan, Kamis (07/05/2020).

Sedangkan terkait penangguhan gaji ke 13, kata Lalan belum menerima kabar resminya.Biasa diberikan Juni atau tahun ajaran baru sekolah.Pihaknya mengaku belum dapat surat resminnya dari pemerintah pusat.Walaupun di berita nasional sudah beredar kabar tersebut.

“Kalau gaji ke-14 atau THR sudah dianggarkan dan peruntukannya saat ini hanya untuk pejabat eselon III sampai staf.Bagi eselon II maupun anggota dewan ditiadakan THR ini,”ucapnya.

Lalan menuturkan, dengan adanya Pandemi Covid-19, kini banyak rencana pemerintah berantakan dan harus dialihkan pada kebijakan baru dalam mengatasi Covid-19.Hal itu dibuktikan dengan dilakukannya refocusing dan realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Majalengka tahun 2020.

“Sesuai himbauan pemerintah pusat, pemerintah daerah harus mengalolasikan anggaran covid-19, sebesar 50 persen dari belanja barjas (barang dan jasa) dan belanja modal,”ungkapnya.

Dia tak memungkiri hingga saat ini Majalengka belum melaksanakan anjuran pemerintah terkait alokasi dana Covid-19, hingga akhirnya dikenai sanksi dengan ditundanya Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 35 persen pada Mei ini.

Sekda Kabupaten Majalengka Drs H Eman Suherman MM menjelaskan, anggaran Covid-19 sesuai arahan pemerintah, diperuntukan tiga pos yakni, penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengaman sosial.

Pada parsial pertama anggaran Covid-19 sebesar Rp 23 Miliar, melalui Refocusing dan Realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.Tahap kedua Rp 71 milyar dan peruntukannya untuk jaring pengaman sosial sebesar Rp 33 milyar.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!