Adanya Jaringan Irigasi Cikaranggesan, Diharapkan Bisa Dikelola Petani
Kab.Sukabumi (kilangbara.com)-Dengan adanya proyek rehabilitas jaringan irigasi di Desa Cikaranggesan.Tentunya diharapkan bisa mengairi sejumlah sawah dan sejenisnya.Secara lancar yang dapat dikelola langsung oleh para petani.
“Alhamdulillah dari PT Sangkuriang dan jajarannya memberikan win-win solusi kepada para petani.Supaya mereka bisa bertani sesuai dengan yang diharapkanya,”ujar Kepala UPTD Pertanian Wilayah Jampangkulon, Yaya Kuswara, SP, MP.Saat sosialisasi membahas win-win solusi proyek tersebut.Di Desa Mekar Jaya Kecamatan Jampngkulon,
Jumat (06/11/2020).
Yaya minta kepada PT Sangkuriang, bisa mengerjakannya, sampai selesai.Dengab tidak ada permasalahan dikemudian hari.Adapun, saat ini pengerjaan Irigasi itu memakai sistem pengairannya, buka-tutup.Supaya petani bisa terus bercocok tanam, yaitu siang ditutup dan malam dibuka.
Selain itu, memberikan masukan kepada para petani yang sekarang belum bisa bercocok tanam padi, secara sempurna.Adapun, pada masa sekarang ini, disaat pengerjaan irigasi.Tentunya,
jangan terlalu memaksakan bertani padi sawah.Sementara ini untuk menanam gowah dulu, yaitu padi dilahan sawah.Jadi tidak ada pengolahan secara manual atau hendtraktor.
Sementara itu, pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Integrated Participatory Development Managament of Irrigation Project (PIPDMIP) itu.Adalah, proyek tahun anggaran 2020, 202 dan 2022.Dengan menggunakan Dana APBN sebesar Rp 21 miliar lebih dan dikerjakan oleh PT Sangkuriang.Proyek itu juga merupakan proyek Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS-SNVT) dan pelaksanaan jaringannya, memanfaatan air sungai Citarum. Dibawah Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PUPR.Adapun, pekerjaan tersebut meliputi areal Desa Cikaranggesan, Cikarang, Padajaya, Mekarjaya dan Desa Karangmekar.(Saevah)

