Fossma Lontarkan Mimbar Anggaran, Angdew Diminta Bawa Pokir ke Dapil Agar Diketahui Warga
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Transparansi anggaran, telah menjadi sorotan utama dari Forum Silaturahmi Selasar Masjid Agung (Fossma). Sehingga, mereka pun langsung mendatangi ke gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (24/4/2026).
Fossma datang untuk audensi dan diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, Ketua Komisi II Rahmat dan anggotanya Andi Warsandi. Mereka, datang untuk menyoroti keras soal transparansi APBD 2025–2026. Hal itu, jadi perhatiannya karena selama ini masih setengah terang.
“Kami, meminta kejelasan alur dan penggunaan anggaran daerah. Karena, sampai sekarang ini dianggap belum sepenuhnya terbuka ke publik,”ujar jubir
Fossma, Dadang Abdul Patah. Usai, melakukan audensi tersebut.
Mantan Kepsek SMAN 5 Tasikmalaya itu menjelaskan. Bahwa, publik berhak tahu isi dapur anggaran. Mulai dari program yang sudah berjalan, mandek, hingga angka serapan yang seringkali hanya jadi statistik dingin, tanpa makna bagi masyarakat.

“Bahkan, Fossma melontarkan untuk gagasan mimbar anggaran. Yakni, sebuah konsep yang bisa jadi tamparan halus bagi para wakil rakyat,”ungkapnya.
Kata Dadang, dalam konsep itu anggota DPRD diminta membawa pokok-pokok pikiran (pokir) mereka. Misalnya ke masjid di daerah pemilihan masing-masing. Kemudian, bisa menempelkannya agar bisa dibaca dan dievaluasi masyarakat.
“Jangan cuma muncul saat kampanye saja. Tapi, buka juga isi anggarannya donk. Biar masyarakat tahu, bahwa ini yang diperjuangkan atau jangan-jangan tidak ada,”imbuhnya.
Selain itu, tutur Dadang. Fossma juga berencana menggelar forum rutin setiap tiga bulan sekali. Dengan, mengundang DPRD per komisi untuk berdiskusi langsung dengan masyarakat di Selasar Masjid Agung.
“Termasuk, agenda berikutnya akan menyeret pihak eksekutif ke meja yang sama. DPRD, sudah didatangi, berikutnya eksekutif alias Walikota Tasikmalaya. Pokoknya, tunggu saja kita akan datangi eksekutif,”janjinya.(AR)

