Prihatin Banjir Dikawasan Pabrik PT Hansae Indonesia Utama, LSM BRI Akan Investigasi

Majalengka (kilangbara.com)-Humas Markas Besar LSM Barisan Rakyat Indonesia (BRI), Mahesa. Mengaku, prihatin dengan kejadian banjir dikawasan pabrik PT Hansae Indonesia Utama Majalengka. Sehingga, pihaknya akan melakukan investigasi. Guna, untuk mengetahui penyebab banjir dan dampaknya terhadap pekerja juga lingkungan.

“Apakah banjir dikawasan itu membahayakan keselamatan dan kesehatan pekerja?apakah PT. Hansae Indonesia Utama telah melakukan upaya pencegahan dan mitigasi banjir yang memadai?,”ujarnya, Sabtu (03/05/2025).

Mahesa berjanji, akan bekerja sama dengan pemerintah. Guna, untuk memastikan bahwa PT Hansae Majalengka mematuhi peraturan dan standar keselamatan yang berlaku. Sehingga, kejadian ini tidak akan terulang kembali di kemudian hari.

Mahesa menyatakan, banjir di PT Hansae Majalengka akibat pengawasan pemerintah yang diduga lalai. Pasalnya,
pengawasan lemah, karena pemerintah tidak melakukan pengawasan yang memadai. Sehingga, perusahaan tidak mematuhi standar keselamatan dan lingkungan yang berlaku.

Ada sanksi, dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003. Perusahaan, dapat dikenakan sanksi administratif, seperti peringatan, penghentian sementara kegiatan. Serta, pencabutan izin usaha dan ada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.01/MEN/1980.

Sementara itu, sampai berita ini tayang
pihak management PT. Hansae Indonesia Utama
belum bisa dikonfirmasi.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!