Pedestrian Hazet Kota Tasik, Kini Mulai Dipenuhi Para Penjual Bendera Merah Putih
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Jelang HUT RI kini sejumlah penjual bendera merah putih. Sudah, mulai penuhi kawasan pedestrian Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya. Mereka, menjajakan dagangannya itu dengan cara dipasang diatas trotoar jalan tersebut.
“Saya dari kemarin mulai jualan bendera merah putih ini, sampai dengan 16 Agustus 2023,”terang pedagang bendera merah putih, Solehudin, Rabu (02/08/2023).
Kata Solehudin, pernak-pernik bendera merah putih yang dijualnya itu, adalah hasil buatannya sendiri. Bahkan, stok yang dibawa dari rumahnya tersebut sekitar 100 buah. Harga yang dijual itu mulai dari Rp 15 ribu-200 ribu. Sedangkan, berjualan di Hazet itu mulai dari pukul 06.00-22.00 WIB.
“Alhamdulilah, sudah dua hari ini. Penjualan, bendera merah putih lumayanlah. Tapi, biasanya rame penjualan itu mulai dari 10 Agustus 2023,”ungkap pria asal Cihideung Balong itu.

Solehudin menjelaskan, bahwa penjual pernak-pernik bendera merah putih dipedestrian Hazet itu. Ada, sekitar 10 pedagang yang sudah berjejer. Dengan, cara menjajakan dagangannya dikawasan jantung ekonomi Kota Tasikmalaya tersebut.
Para pedagang bendera itu adalah PKL yang sudah lama di Hazet. Bahkan, sudah lama terdata di Indag Kota Tasikmalaya. Cuma, pada setiap menjelang HUT RI jadi penjual bendera merah putih. Karena, momentum jelang HUT RI yang setahun sekali.
“Saya saja biasanya jualan poster. Namun, setiap jelang HUT RI menjadi metamorfisis berjualan pernak-pernik bendera merah putih. Adapun, target omzet Rp 10 juta seperti tahun sebelumnya,”ujarnya.
Ketika disinggung, apakah ada teguran dari Satpol PP terkait memasang bendera, dengan menghalangi para pejalan kaki. Pria yang sudah 30 tahun berjualan di Hazet itu, mengaku memang pernah ada teguran langsung tersebut.(AR)

