Tak Punya Amunisi, Mantan Lurah Ini Jadi Bacaleg Andalkan Silaturahmi Dengan Warga
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Setelah pensiun menjadi Lurah di Kelurahan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Serta, mengabdi menjadi seorang PNS selama 37 tahun masa kerja. Kini, saatnya bagi Maman Suparman untuk segera mengabdi kepada masyarakat. Dengan cara, menjadi bacaleg di Partai Nasdem. Di Dapil 3 (Kecamatan Purbaratu, Cibeureum dan Tamansari) Kota Tasikmalaya.
“Saya menjadi Lurah itu selama 15 tahun. Diberbagai, Kelurahan yang ada di 5 Kecamatan dan terakhir di Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya selama 4 tahun,”ujarnya. Saat, ditemui dirumahnya yang sederhana, Rabu (31/05/2023).
Maman menuturkan, alasan dirinya maju menjadi sebagai bacaleg itu. Karena, ingin mengabdi untuk memperjuangan suara masyarakat. Pasalnya, merasa prihatin ternyata masih ada warga yang perlu untuk diperhatikan. Sehingga, dengan niat yang tulus tersebut. Akhirnya, bisa mendorongnya maju sebagai bacaleg.
Meski diakuinya, tidak memiliki amunisi (uang) melimpah untuk bertarung jadi bacaleg. Namun, Maman merasa optimis bisa meraih simpati sejumlah masyarakat. Melalui yang utama itu dengan cara pendekatan langsung dengan warga. Sehingga, tadinya yang tidak kenal bisa tertarik untuk memilihnya.
“Sudah disampaikan kepada masyarakat, saya tidak punya amunisi. Tapi, punya niat yang tulus dan program untuk kesejahteraan warga. Apabila, bisa terpilih jadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Sehingga, mengajak untuk berjuang bersama-sama,”ujarnya.
Maman menuturkan, bahwa dirinya itu merupakan asli kelahiran Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu. Tentunya, sebagai putera daerah ikut merasa bertanggungjawab. Supaya, bagaimana sejumlah warganya itu bisa hidup sejahtera. Apalagi, Maman juga pernah menjabat sebagai Lurah selama 4 tahun. Sehingga, sudah lama dikenal oleh masyarakat.
Bahkan, jika terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Dirinya, akan memperhatikan yang paling utama itu. Adalah dibidang pendidikan, sebab masih ada warga yang tidak bisa menyekolahkan anaknya, karena masalah ekonomi. Selain itu, bantu anak yatim piatu dan orang jompo yang kurang diperhatikan. Kemudian, bantu pembangunan sarana dan prasarana yang ketertinggalan dimasing-masing wilayah.
Lalu, pembangunan fisik seperti banyak gang yang kurang baik, kotoran lingkungan dan jalan ke pemakaman. Termasuk, pemberdayaan bagi pelaku UMKM. Dengan diberikan pelatihan, agar bisa mandiri. Sehingga, nantinya bisa ikut menciptakan lapangan kerja.
“Anggota DPRD itu memiliki dana reses. Nantinya, bisa dipergunakan untuk keperluan masyarakat. Jadi, jika saya terpilih jadi anggota DPRD. Silahkan, warga bisa mengusulkan sepanjang sesuai dengan juklak dana itu,”bebernya.
Guna untuk bisa goal ke DPRD Kota Tasikmalaya, kata Maman. Pihaknya mengerakan mesin partai, mulai dari PAC hingga para ranting yang ada di Dapil 3 tersebut. Serta, membentuk sejumlah relawan yang all out untuk kemenangannya. Selain itu, Maman juga sering blusukan ke masyarakat untuk bersilaturahmi.
“Kalau nomor urut masih menunggu DCS dan DCT dari KPU. Target untuk suara itu sebesar 7 ribu, supaya bisa aman. Mudah-mudahan, saya bisa dipercaya oleh masyarakat. Bisa, terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tasikmalaya. Sehingga, dapat mencetak sejarah baru di Kota Tasik, ada mantan Lurah jadi anggota dewan,”harapnya.(AR)

