Setelah Viral, Dugaan Oknum Desa Mainkan Harga BPNT, Kabid : Kesalahan SPJ

Majalengka (kilangbara.com)-Setelah viral pemberitaan di Media Online Kilangbara.Com.Terkait kisruh bantuan BPNT di Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka.Disinyalir adanya oknum Kasie yang mempermaikan harga.Sehingga menimbulkan protes sejumlah warga.

Akhirnya, Kabid Pakir dan Miskin Dinas Sosial, Asikin turun kelapangan untuk
investigasi, Jumat (13/03/2020).Hasil investigasi tersebut, langsung bertemu dengan Kasie Kesra dan E Warung.

“Apa yang selama ini muncul di pemberitaan Kilangbara.Com itu, harga beras per kilo Rp 12 ribu tersebut.Menurut saya biasa saja dan wajar,”ujarnya kepada Kilangbara.Com via telepon seluler.

Dalih Asikin, harga beras untuk penerima bantuan BPNT itu.Harganya per kilo Rp 12 ribu itu juga ada kesalahan dalam SPJ.Dalam pembuatan laporan, karena harga telur seharusnya Rp 27 ribu per kilo.Namun pihak E Warung menjual Rp 24 ribu kepada penerima BPNT.

“Jadi kalau Kilangbara ingin jelas lagi, silahkan datang kelapangan.Kalau nanti penyaluran BPNT nanti turun lagi,” dengan nada enteng.

Sebelumnya, diberitakan oleh Kilangbara.Com, warga Desa Balida, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka dan LSM memprotes BPNT.Pasalnya ada dugaan keterlibatan oknum Kaur Kesra Desa Balida, ikut mempermainkan harga.

“Ya ada dugaan oknum Kaur Kesra.Karena harga yang disalurkan oleh briling itu, milik Kaur Kesra harganya sangat tinggi.Jauh dari harga pasaran.Sehingga ada anggapan ikut memainkan harga.Serta mengambil keuntungan,”keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (09/03/2020).

Warga mencontohkan harga beras biasanya dipasar, harga 10 ribu per kilonya, sedangkan di BPNT Balida malag dijual Rp 12 ribu.Contohnya, jeruk biasanya harga 20 ribu.Tapi di BPNT Balida dijual 24 ribu serta daging biasa 1/2 harga Rp 15 ribu.

“Namun justru disini dijual Rp 18 ribu, bahkan untuk bantuan telur tidak pas kiloanya, kadang-kadang kurang,”kesalnya.(Sam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!