Nekad!Pria di Karangnunggal Pasang Kamera di WC, 8 Siswi Terekam Lagi Mandi

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Terdorong nafsu birahinya, seorang pria dengan inisial KAA (22). Ternyata nekad dengan memasang kamera kecil, yang dipasang diventilasi kamar mandi dan kamar tidur kosan putri. Di Desa Karangnunggal, Kecamatan, Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga, ada 8 korban wanita yang masih berstatus pelajar. Terekam, ketika sedang mandi maupun tidur, oleh kamera yang terhubung dengan aplikasi yang dipasang di handphone pelaku.

“8 korban itu masih gadis dan berusia 15-17 tahun. Mereka, jadi korban pornografi kamera dikosan tersebut. Pelaku, rumahnya di Desa Karangnunggal, Kecamatan, Karangnunggal. Jadi berdekatan dengan kost puteri itu. Satreskrim Polsek Karangnunggal, berhasil mengungkap kasus pornografi,”ujar Kanit Reskrim Polsek Karangnunggal, IPDA Agus Kasdili, Rabu (11/05/2022).

Agus menjelaskan, kejadiannya itu sejak Februari 2022, pelaku sudah melakukan aksinya dan yang terakhir ditemukan aksinya pada 20 April 2022.
Pertama kali diketahui aksi itu, oleh korban dengan inisial M. Ketika, selesai mandi dan memakai handuk, melihat ke arah ventilasi. Ternyata, ada benda berwarna hitam, lalu dilihatnya sebuah kamera kecil.

Kemudian, korban memberitahukan kepada teman-temannya satu kosan nya. Setelah itu, mengecek lalu mengambil benda tersebut, ternyata sebuah kamera dan didalamnya ada memori. Selanjutnya, dibuka dan diambil ada memorinya. Karena penasaran, melalui handphone korban dibuka. Ternyata betapa kagetnya, nampak terlihat gambar kegiatan sedang mandi telanjang. Termasuk juga ada yang sedang buang air besar dan saat tidur, terekam oleh kamera itu.

“Bahkan, terlihat aksi pelaku sempat terekam. Ketika, sedang memasang kamera tersebut. Di ventilasi kamar tidur dan kamar mandi dirumah kosan tersebut,”terangnya.

Kata Agus, pelaku sengaja memasang alat perekam alat ventilasi dikamar mandi dan kamar tidur rumah kosan tersebut. Sehingga, ketika sudah dipasang diventilasi kamar mandi, kemudian dialihkan alat perekam kamera tersebut ke tempat tidur oleh pelaku. Serta, pelaku sudah menyambungkan dengan aplikasi yang ada di handphone miliknya. Maka kamera tersebut, tinggal dipasang, sementara pelaku berada ditempat yang lain atau rumahnya.

“Karena berdekatan rumah pelaku dengan rumah kosan tersebut. Jadi pelaku tinggal membuka aplikasi di handphonenya, otomatis terlihat gambar atau aktivitas para korban di kosan tersebut, baik saat mandi, BAB maupun tidur,”imbuhnya.

Agus mengungkapkan, dari keterangan pelaku, nekat melakukan perbuatannya tersebut. Karena, untuk konsumsi dirinya sendiri dan tidak disebarluaskan ke publik. Sebab, terdorong oleh nafsu birahinya dan ingin melihat tubuh para korban tersebut. Pelaku yang melakukan tindak pidana pornografi. Berupa, menjadikan anak sebagai objek atau model yang mengandung muatan pornografi dengan diteruskan atau berlanjut. Maka, diancam dengan pasal 35 dan atau pasal 37 undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi junto pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Sedangkan, barang bukti yang diamankan. Berupa, lensa kamera yang menempel pada potongan lidi, kemudian dibungkus plastik dan ada satu unit hape milik tersangka yang digunakan untuk melihat aktifitas korban di handphone. Lalu, sebuah baterai, sebuah kotak warna hitam, sebuah kartu memori 8GB, sebuah antena kecil, dua buah kabel dan sepotong kantong plastik hitam

Didalam handphone pelaku, ada 11 rekaman video para korban. Ketika, sedang mandi telanjang dan buang air kecil dikamar mandi. Serta, ketika sedang tidur dikamar tidur rumah indekos putri tersebut.(Iwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!