Cair Bansos 11 Mei, Bakal Libatkan RT RW, Walikota Tasik : Warga Tunggu Saja

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman mengatakan pencairan Bantuan Sosial (Bansos) non DTKS yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya.Kepada sekitar 17.590 KK, berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu, rencananya, Senin 11 Mei 2020.Bakal melibatkan Kantor Pos dan sejumlah RT RW.

“Ya target, 11 Mei 2020.Saat ini, Sekda dengan Gugus Tugas, Asda 1 dan Dinsos sedang pematangan,”ujarnya pintanya, usai monitoring ke sejumlah lokasi, terkait hari pertama PSBB, Rabu (06/05/2020).

Budi menghimbau agar masyarakat harus paham dulu, karena semuanya itu butuh proses.Pihaknya tidak tinggal diam selama ini.Karena saat ini, sedang menyusun Perwalkot dalam penetapan penerima bantuan itu.Termasuk juga teknisnya itu bagaimana pendistribusiannya.Serta kerja sama dengan Kantor Pos juga melibatkan sejumlah RT dan RW.

“Jangan menimbulkan isu sumbang, apalagi ditengah Covid-19 ini.Sehingga bisa menjadi gejolak yang tidak baik.Warga tinggal tunggu saja dan Sabar.Kami tidak tinggal diam, tapi semuanya itu, tentunya melalui sebuah proses,”imbuhnya.

Kata Budi, Bansos yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya itu.Salah satu bantuan bagi warga yang tidak terakomodir oleh Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar melalui non DTKS sebanyak 35.000 KK.Meski sampai sekarang ini, Banprov itu belum terealisasikan.Termasuk juga bantuan dari Kemensos sekitar 51.282 KK.

“Bansos dari non DTKS Provinsi Jabar dan Kemensos juga masih dalam proses.Adapun yang sebelumnya, sudah direalisasikan di Kota Tasikmalaya tersebut, adalah Banprov dari DTKS sebanyak 2.849 KK, berupa uang Rp 150 ribu dan sembako,”paparnya.

Menurut Budi, masyarakat harus paham, karena sumber bantuan itu pun berbeda.Bahkan tidak tertutup kemungkinan, pencairannya pun juga bisa berbeda.Adapun kalau dihitung penerima bantuan, bagi warga Kota Tasikmalaya itu.Mulai dari PKH, BPNT, DTKS dan Non DTKS.Ada sebanyak 175 ribu KK dari 233 KK yang ada dan kalau dihitung itu, ada sekitar 80 persen.

“Dari sekian bantuan tersebut, warga tidak ada yang menerima secara double.Semuanya dipastikan dalam 1 KK itu, hanya menerima bantuan satu kali saja.Jadi misalnya kalau dapat dari APBD Kota Tasikmalaya, tidak mungkin dapat lagi dari Banprov atau Kemensos,
“pungkasnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!